Selasa, 14 Juni 2011

LSS Nasional 2010 "it's an unforgettable moment"

kamis pagi ini sebenarnya seperti hari-hari sebelumnya,

bangun agak siang, ke dapur minum air putih, ambil gorengan, lalu turun ke toko menghadang loper koran yang akhir-akhir ini selalu datang terlambat. . .


sekitar sepuluh menit kemudian, mungkin sekitar pukul 8, loper koran itu datang, dan ia meminta maaf karena keterlambatan untuk kesekian kalinya. . .

aku langsung membacanya di toko seperti biasa, aku baca bagian olahraga dulu, setelah itu baru halaman utama, karena tidak ada berita yang menarik, maka kulanjutkan ke berita seputar barlingmascakeb. . .

awal-awal halaman terlihat biasa-biasa saja, namun ketika kubuka halaman khusus kabupaten purbalingga, ada sebuah judul yang menarik perhatianku, yaitu tentang keikutsertaan sebuah sekolah di purbalingga yang mengikuti lomba sekolah sehat (LSS) tingkat karesidenan banyumas. . .

beritanya cukup panjang, dimuat hampir setengah halaman koran, kubaca, dan memoriku akan masa-masa "perjuangan" dulu kembali menyeruak. . .

entah mengapa seharian ini bayang-bayang masa itu selalu ada, bahkan ketika tadi sore aku main ke sekolah, aku melihat setiap sudutnya, dan aku seperti melihat sosokku sendiri yang sedang mondar-mandir mengerjakan ini itu, segala hal menyangkut LSS, yang kukerjakan kurang lebih setahun yang lalu. . .

maka kuputuskan untuk mencurahkannya dalam media ini, maaf bila ada yang tidak berkenan. . .



ya, LSS Nasional 2010 bukanlah hal sembarangan untukku. . .

yang pertama aku harus merelakan mimpiku saat masih kelas x untuk bisa masuk ke forum palang merah remaja indonesia cabang purbalingga dan batal mengikuti lomba KKR tingkat provinsi demi fokus menyiapkan LSS Nasional ini. . .

demi mengikutinya, aku memutuskan untuk tidak mengikuti studi tour ke bali, yang mungkin itulah kesempatan sekali seumur hidupku untuk bisa kesana. . .

bahkan aku sempat membuat kecewa orang tua mengapa aku bisa lebih memilih LSS yang (menurut mereka) hanya akan menguras tenagaku. . .

aku pun sempat harus menghadap bapak kepala sekolah yang tidak setuju dengan keputusanku membatalkan keikutsertaanku ke bali. . .

setiap hari kurang lebih selama seminggu aku selalu berangkat sekolah lebih pagi dan pulang nyaris jam 9 malam, demi menyelesaikan segala administrasi UKS, dan dirumah pun masih harus lembur untuk menyelesaikannya, nge.print segala macam grafik untuk kelengkapan administrasi. . .

setelah teman-teman berangkat ke bali adalah masa yang sangat sulit bagiku, disini aku hanya bersama ella, anita, rista, margi, dan wiji untuk mengkoordinir teman-teman kelas x yang bersedia meluangkan waktu liburannya untuk menghadapi LSS Nasional ini. . .

h-1 penilaian ku putuskan untuk menginap di sekolah karena administrasi UKS yang belum selesai, walau sebenarnya tidak mendapat ijin dari orang tua dan harus sedikit kabur dari rumah. . .



ya itu sebenarnya kulakukan semata-mata sebagai tanggung jawab dalam masa bhaktiku. . .

dan berharap aku bisa mewujudkan salah satu mimpiku, bisa menginjakkan kakiku di Istana Negara. . .



walau mimpiku itu tak ada satupun yang terwujud, tapi ternyata aku mendapatkan "ganti rugi" yang luar biasa. . .

aku bisa merasakan kehangatan sebuah keluarga. . .

support dari teman-teman, sahabat, guru-guru, pembina, alumnus, dan pihak-pihak lain sungguh hebat. . .

kami bahu membahu menyelesaikan "tanggungan" ini, duduk berserakan dengan mereka di uks bersama pigura-pigura grafik dan kertas-kertas dokumen memberikan energi yang tak terkira untukku. . .

masih sangat teringat olehku saat aku menginap disekolah, aku di uks sendiri, pukul 10 malam, memasang pigura-pigura grafik yang harus siap tersaji esok hari, kemudian bapak heny ruslanto, bapak kepala dinas pendidikan kabupaten purbalingga, datang bersama bapak khotib meninjau kesiapan terakhir uks jelang penilaian, spontan aku membereskan kertas-kertas yang berserakan dilantai, namun pak heny justru menghampiriku dan berkata, "sudah tidak apa-apa mas dika, dilanjutkan saja, saya ingin menemanimu disini."

aku pun langsung merasakan energi yang luar biasa, semangatku kembali, dan dalam sekejap pigura-pigura itu bisa kuselesaikan. . .

begitu pula saat hari H, walaupun flu menyerang ragaku, tapi semangat teman-teman kelas x dan kesediaan beberapa alumnus untuk membantu kami membuatku serasa sehat kembali. . .

guyonan-guyonan "a'la" mas wawan membuatku bisa tertawa lepas disaat rasa gugup melanda hebat. . .

dan bisa bertemu bapak bupati purbalingga, bersalaman dengannya, merupakan kado spesial hari itu. . .



begitu pula saat aku diberi kesempatan untuk ikut menjemput bapak khotib yang mewakili sekolah menerima piala LSS. . .

aku bisa ke jakarta bersama pak agung, pak purwodiyanto, dan pak purwanto Ka TU. . .

aku bisa melihat gedung DPR, tugu monas, istana negara, masjid istiqlal, dan tidur di hotel berbintang. . .

semuanya terasa begitu manis bagiku. . .

walaupun sempat kecewa karena hanya peringkat 6 nasional. . .tapi pengalaman yang kuraih melebihi apa yang bisa aku berikan. . .



teringat saat upacara perpisahan kemarin, saat jalan kekelas, dita menemuiku dan berkata padaku, "juara olim nasional aja maju, masa juara LSS nasional engga?mana LSSnya?mana?"

aku sebenarnya juga iri, karena usahaku pun MUNGKIN pantas disejajarkan dengannya, hingga akhirnya aku hanya tersenyum dan berkata,"ya kan hanya mementingkan akademisnya saja."



tapi kini aku sadar, itu bukan milikku, itu milik sekolah, dan aku hanya kebetulan berada disitu. . .

ada atau tidak ada akupun, sekolah pasti tetap juara LSS Nasional :)

dan aku sangat bangga bisa menjadi bagian kecilnya :) :) :)




sekali lagi mohon maaf bagi yang tidak berkenan membaca catatan ini. . .

2 komentar:

Sherry Dita mengatakan...

ke balii :OO :(

Rahardika Nur Permana mengatakan...

hayah..
yang penting kan doanya sampai :)